Maintenance server Apache dan Nginx

Untuk maintenance server Apache dan Nginx, yang saya tau ada 5 cara.
Tapi di tulisan ini, saya kasih tau cara yang paling mudah dan sederhana, karena dari 5 cara itu intinya sama, cuma metodenya yang tidak sama.
ketika saya maintenance server, saya lakukan pas lagi update script, tambah kontent, atau bandwidth mau habis, hhee….
Karena salah 1 server yang saya pakai, bandwidth per bulan cuma 500GB, sedangkan pemakaian, per 27 hari rata-rata di atas 460GB.
Jadi 3, 4 hari setiap bulanya situs saya, saya maintenance.
Jika tidak di Maintenance, malah gak bisa di akses karena kehabisan bandwidth.

Jika di Maintenance, semua yang mau akses ke server, di blokir, yang bisa akses server cuma dari IP saya, selain IP saya, akan di alihkan ke halaman 403 Forbidden.
Untuk melakukanya maintenance, pertama

  1. Di server Apache

    .
    Pakai .htaccess
    caranya cukup pakai kode di bawah

    RewriteEngine on
    Order Deny,Allow
    Allow from IP
    Deny from all
    ErrorDocument 403 /error.html

    Maksud IP di atas, adalah alamat ip yang bisa meng akses server, selain ip tersebut tidak bisa akses server.
    Jadi settinglah pake IP anda.
    Untuk mengetahui alamat ip anda, buka aja http://xdaren.biz/demo/ip.php

    Sedangkan maksud /error.html adalah url buat pengalian, karena jika memakai cara di atas, semua yang tidak bisa mengakses situs, akan di alihkan ke halaman 403 forbidden.

  2. Maintenance di server Nginx
    Edit file .conf
    lalu masukan kode di bawah.
    Ni contoh configurasi jika ku setting di situsku ndok.net
    dengan letak folder domain di /var/www/ndok.net
    dan file error.html di folder /var/www/ndok.net
    buat pengalian halaman 403 forbidden.
    Untuk mengedit file .conf, Ku memakai command
    nano /etc/nginx/conf.d/ndok.net.conf
    lalu ku masukan kode di bawah.

    location / {
    allow IP;
    deny all;
    }
    error_page 403 /error.html;
    location = /error.html { root /var/www/ndok.net; }

    pengisian IP, sama kayak di .htaccess
    isi dengan alamat ip anda.

    lalu masukan command service nginx restart

Sedangkan di file error.html isi pesan, seperti Situs sedang di perbaiki dll.
Atau juga bisa, di alihkan kesitus lain, caranya tinggal ganti aja /error.html dengan alamat situs.
Sangat mudah kan?
Hoho….

Comments are closed.